jump to navigation

Postur Meditasi Vairocana Maret 17, 2008

Posted by nyanabhadra in meditasi.
Tags: , , , , , , , ,
2 comments

Ada tujuh postur meditasi yang disebut postur meditasi Buddha Vairocana (Tib. rnam par snang mdzad), yaitu posisi teratai (lotus) penuh (Tib. rdo rje skyil krung), atau setengah teratai. Untuk memulai dengan posisi ini memang sulit, namun pelan-pelan kita akan terbiasa dengan posisi seperti itu, dan tubuh kita juga menjadi semakin lentur, dan memberi efek lentur kepada pikiran juga.

Posisi itu sangat ideal, ketika seseorang sudah mulai terbiasa dengan postur itu dalam kurun waktu lama, maka ini akan memberi dukungan kepada pikiran. Duduk dalam postur teratai penuh maupun setengah teratai memberikan posisi duduk stabil, postur ini juga yang praktikkan oleh para Arahat dan Buddha, merupakan posisi yang sempurna.

(lagi…)

Pertemuan Tiga Elemen April 30, 2007

Posted by nyanabhadra in 400 Stanza.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Pertemuan antara pendengar, ajaran, dan guru sangatlah sulit,
tidak peduli apakah siklus kelahiran bisa berakhir atau tidak.

(400 Stanza, 155; Aryadeva)

Pembebasan dari siklus berulang-ulang ini haruslah dibarengkan dengan pengertian terhadap sifat alami sistem kerja semua fenomena, untuk mengerti hal tersebut, kita perlu membuka diri kita, menjadi sebuah cerek yang siap menampung air, kita perlu melewati jalur yang tepat, Buddha telah datang ke dunia ini, oleh karena itu kita perlu menjadi sebuah cerek sesuai, Buddha datang ke dunia ini, dan beliau juga telah membabarkan dharma; ini merupakan tiga elemen yang sangat jarang terjadi, bahkan sangat sulit berkumpul menjadi satu.

Walupun tiga elemen ini sangat sulit dipertemukan, namun hari ini telah menjadi kenyataan, kita berkumpul di sini, menjadi cerek yang siap menerima ajaran, Dharma telah ada, Buddha telah memberikan pelajaran dharma, oleh karena itu kita masih punya harapan untuk melenyapkan penderitaan kita.

(lagi…)