jump to navigation

Pertemuan Tiga Elemen April 30, 2007

Posted by nyanabhadra in 400 Stanza.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Pertemuan antara pendengar, ajaran, dan guru sangatlah sulit,
tidak peduli apakah siklus kelahiran bisa berakhir atau tidak.

(400 Stanza, 155; Aryadeva)

Pembebasan dari siklus berulang-ulang ini haruslah dibarengkan dengan pengertian terhadap sifat alami sistem kerja semua fenomena, untuk mengerti hal tersebut, kita perlu membuka diri kita, menjadi sebuah cerek yang siap menampung air, kita perlu melewati jalur yang tepat, Buddha telah datang ke dunia ini, oleh karena itu kita perlu menjadi sebuah cerek sesuai, Buddha datang ke dunia ini, dan beliau juga telah membabarkan dharma; ini merupakan tiga elemen yang sangat jarang terjadi, bahkan sangat sulit berkumpul menjadi satu.

Walupun tiga elemen ini sangat sulit dipertemukan, namun hari ini telah menjadi kenyataan, kita berkumpul di sini, menjadi cerek yang siap menerima ajaran, Dharma telah ada, Buddha telah memberikan pelajaran dharma, oleh karena itu kita masih punya harapan untuk melenyapkan penderitaan kita.

(lagi…)

Sambung Menyambung April 23, 2007

Posted by nyanabhadra in refleksi.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

Zaman sekarang, semua orang sibuk, karena kerja di kantor menumpuk, stress, dan banyak complaint dari berbagai tempat, sehingga kita terlambat makan siang; kita sangat lelah dan ketika bangun pagi, kita merasa kurang tidur, batin kita lelah dan kurang siap bekerja, kita bahkan binggung sendiri, kemudian buru-buru pergi ke kantor, mereka yang sebagai bussinessman, pekerja, yang duduk di depan komputer, berhubungan dengan angka, uang, berhadapan dengan manusia, semua memainkan peran masing-masing dengan pikiran stress, sedikit saja muncul situasi yang bisa menyulut, pekerjaan tidak selesai, kemudian ditambah dengan perasaan lapar, maka kemungkinan besar KEMARAHAN akan muncul.

Setelah itu kita pulang ke kost atau rumah, meninggalkan setumpuk kerjaan yang belum selesai, mungkin hal yang paling ingin kita dapatkan adalah “massage”, nonton, mandi spa, siap-siap untuk makan makanan enak, dan kondisi begini kemungkinan besar KEMELEKATAN akan muncul.

(lagi…)

Samudra Samsara April 16, 2007

Posted by nyanabhadra in 400 Stanza.
Tags: , , , , , , , ,
add a comment

Renungkanlah situasi kita saat ini, berhentilah berbuat hal-hal yang menjerumuskanmu sehingga tenggelam dalam siklus lahir, sakit, tua, mati berulang-ulang, kita perlu merenungkan kerugian-kerugian samsara, lantas ada apa dengan tindakan buruk kita yang telah dilandasi oleh kekotoran batin?

Apabila samudra penderitaan ini tiada akhirnya,
lantas, mengapa engkau sang naif tidak takut tenggelam di dalamnya?
(400 Stanza, 151; Aryadeva)

(lagi…)

Masih Ingin Marah? April 9, 2007

Posted by nyanabhadra in 400 Stanza.
Tags: , , , , , ,
1 comment so far

Seandainya melukai orang lain tidak memberikan manfaat apa pun bagimu,
perestuan anda terhadap tindakan itu hanyalah kecanduan anda semata!

(400 Stanza, 145; Aryadeva)

Sampai kapanpun, pendekatan dengan kemarahan tidak pernah bisa dibenarkan, bahkan kemarahan sama sekali tidak menyelesaikan masalah. Renungkanlah manfaat kesabaran, maka kita bisa meredam kemarahan.

Kita sangat mudah marah terhadap orang yang lebih lemah, kemarahan membawa mudarab daripada manfaat, memberi perestuan dan pembelaan diri atas kemarahan yang kita lontarkan hanyalah suatu kecanduan kita terhadap kemarahan.

(lagi…)

Sekelumit Kemarahan April 2, 2007

Posted by nyanabhadra in 400 Stanza.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

Kemarahan muncul karena engkau tak punya kekuasaan,
dan kemarahan juga yang membuatmu berwajah buruk,
Mereka yang punya kekuasaan namun tak punya belas kasih sama sekali,
sesungguhnya mereka ini lebih buruk lagi.
(400 Stanza, 139;Aryadeva)

Kemarahan muncul karena kita tidak punya kekuasaan, wajah kita akan berubah menjadi hitam, lipatan kerut muncul di dahi, tampang kita sungguh buruk. Kita tidak bisa mengendalikan orang lain karena tanpa kekuasaan dan sama sekali tak berdaya, akhirnya kita membuat diri sendiri repot, kemarahan sudah memuncak membuat anda ingin melukai orang lain, bahkan kalau bisa menonjok orang yang menjadi sumber kemarahan kita. Keinginan kita untuk melukai orang lain menunjukkan bahwa kita tidak memiliki welas asih.

(lagi…)

Percayakah? April 1, 2007

Posted by nyanabhadra in refleksi.
Tags: , , , , , , , , ,
1 comment so far

Percayakah Anda bahwa sumber segala sumber masalah berasal dari tindakan kita yang telah terkontaminasi oleh kekotoran batin?
Percayakan Anda bahwa kekotoran batin berasal dari tiga racun yang menjalar diseluruh batin kita?
Tiga racun itu adalah kemelekatan, kemarahan, dan ketidaktahuan.

Setelah tahu tiga racun adalah sumbernya, perlukah kita mulai mengikisnya sedikit demi sedikit?
Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa kita perlu mengikisnya? Karena semua itu adalah sumber penderitaan bagi kita, semua makhluk tidak ingin menderita, kita semua ingin bahagia, oleh karena itulah kita perlu mengikisnya.

Pertanyaan akan berlanjut menjadi bagaimana kita mengikisnya?

(lagi…)